ARTIKEL

Hubungan Antara Konsentrasi Karbon Monoksida (Co) Dan Suhu Udara Terhadap Intervensi Anthropogenik (Studi Kasus Nyepi Tahun 2015 Di Provinsi Bali)

Kharisma Aprilina, Imelda Umiyatul Badriah, Edvin Aldrian

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hubungan antara konsentrasi karbon monoksida (CO) dan suhu udara pada saat Perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2015 di Provinsi Bali (tanpa intervensi anthropogenik) dan pada harihari biasa di luar Hari Raya Nyepi (dengan intervensi anthropogenik). Penelitian dilakukan dengan melakukan pengukuran konsentrasi CO dan suhu udara di tiga titik pengukuran yaitu Denpasar, Singaraja, dan Bedugul antara tanggal 17-25 Maret 2015, dimana hari Raya Nyepi diray... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Analisa Cuaca Terkait Kejadian Hujan Lebat Dan Angin Kencang di Buleleng Tanggal 17 Januari 2017

Diana Hikmah, S.Tr dan I Made Sudarma Yadnya, S.Si

Cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang yang melanda hampir seluruh wilayah Bali tercatat masih terjadi pada awal tahun 2017 ini. Beberapa dari kejadian cuaca ektrem tersebut dilaporkan menimbulkan dampak kerusakan pada lingkungan sekitar lokasi kejadian. Hal ini lah yang terjadi di wilayah paling Utara Pulau Bali pada tanggal 17 Januari 2017 lalu, dimana hujan lebat dan angin kencang melanda Desa Pemaron Kec. Buleleng, Kec. Kubutambahan, Kec. Tejakula dan Kec. Sukasada pada sore har... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Analisa Cuaca Terkait Kejadian Tanah Longsor Di Wilayah Bangli Buleleng Dan Tabanan Tanggal 09 Februari 2017

Satria Topan Primadi, S.Si

Berdasarkan data pengamatan curah hujan di beberapa pos hujan yang terdapat di sekitar wilayah kejadian, menunjukkan bahwa hujan dengan intensitas lebat merata di wilayah Kintamani, Buleleng dan Tabanan sejak tanggal 8 – 9 Februari 2017, sehingga potensi terjadinya tanah longsor di wilayah tersebut sangat berpotensi terjadi terutama di wilayah lereng atau perbukitan.... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Analisa Kejadian Gempabumi 12 Februari 2017 Yang Mengguncang Bali Dengan Kekuatan M=5,2

Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl SEIS.

Hari Minggu tanggal 12 Februari 2017 gempabumi tektonik mengguncang wilayah Selatan Bali. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi pada pukul 12:25:08 WITA. Dengan kekuatan M=5.2 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 9.73 LS dan 115.62 BT, pada kedalaman 10 km. Gempabumi ini disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.... [baca selengkapnya]

Download Artikel


The Occurrence Of Wave Height Increasing Around Bali Island

Fitria Puspita Sari, S.ST

Recently there was reported by local news both online and printed about the wave height increasing phenomena around the southern part of Bali. According to portal online some tourists were hit by high wave while they were sightseeing at Pasih Uug Beach, Nusa Penida, Klungkung on 2/6/2016[1]. While they were enjoying the natural pool of Angel's Billabong, a sudden large wave hit them and two tourist were separated and dragged into the sea. There also has been reported about the increasing sea sur... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Mengenal Fenomena Turbulensi Dalam Dunia Penerbangan

Diana Hikmah, S.Tr

Salah satu fenomena cuaca yang sering terjadi dalam dunia penerbangan adalah turbulensi udara. Turbulensi merupakan penyebab utama dalam banyak kasus flight-injuries karena menyebabkan berbagai kerugian dalam penerbangan, seperti terlukanya penumpang selama penerbangan, kerusakan pesawat, hingga terjadinya kecelakaan fatal pada pesawat terbang. Dalam beberapa pekan terakhir ini dilaporkan telah terjadi 2 peristiwa turbulensi di atas wilayah udara Indonesia yang mengakibatkan 2 pesawat terbang mi... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Kondisi Unsur Cuaca Pada Saat Gerhana Matahari Tanggal 9 Maret 2016 Di Stasiun Klimatologi Negara Bali

Nuga Putrantijo, SP. M.Si, Margaretha Simanjuntak, S.Tr dan Desy Puspitasari

Kejadian Gerhana Matahari selalu menarik perhatian kalangan para ilmuwan khususnya bagi para meteorologis. Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan berada di antara matahari dan bumi sehingga menghalangi sebagian atau seluruh cahaya matahari. Cahaya matahari akan secara bertahap berkurang ketika terjadi kontak pertama dan akan semakin gelap ketika memasuki puncak gerhana dan akhirnya akan normal kembali. Walaupun perubahan ini terjadi dalam waktu yang relatif singkat namun tetap menjadi hal ... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Gerhana Matahari Total Ketika NYEPI Tahun 2016

I Wayan Suardana, SE, MM

Gerhana Matahari Total akan terjadi tanggal 09 Maret 2016, dimana pada tanggal tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1938. Hari yang sakral disertai fenomena yang langka sangatlah memberi arti tersendiri. Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) 9 Maret 2016 dapat disaksikan secara utuh di Propinsi Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku U... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Menilik Kejadian Banjir dan Longsor di Gerokgak

Fitria Puspita Sari, SST

Pada tanggal 24 Januari 2016 telah terjadi banjir dan longsor di Kec Gerokgak, Bali yang dimana menurut sumber berita akibat adanya hujan lebat yang mengguyur lokasi kejadian. Sehingga untuk menanggapi laporan tersebut dibuat respon cepat untuk mengetahui kebenaran penyebab banjir dan longsor. Namun karena keterbatasan waktu pembuatan respon cepat maka perlu dilakukan analisa lanjutan untuk mengetahui keadaan atmosfer sebelum dan saat kejadian dilihat dari sisi meteorologinya. ... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Antisipasi Bencana Asap di Bali

Fitria Puspita Sari, SST

Hampir satu bulan sudah headline berita baik di media elektronik maupun cetak membahas mengenai bencana asap di Sumatera dan Kalimantan. Bencana asap yang mulai mencuri perhatian khalayak umum di awal September ini telah dinyatakan sebagai bencana nasional. Bagaimana tidak, selain cakupan daerah yang terdampak bencana asap ini cukup luas yakni meliputi daerah Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini ... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Asumsi Laser dan Kemarau Panjang

I Wayan Suardana, SE, MM

Lampu sorot yang diasumsikan oleh sebagian masyarakat sebagai LASER yang digunakan dalam kegiatan-kegiatan tertentu tidak memiliki kemampuan untuk memecah awan-awan hujan. Penggunaan lampu sorot berguna untuk menginformasikan kepada khalayak bahwa dilokasi tersebut sedang ada suatu kegiatan. Jika diasumsikan lampu sorot memiliki derajad panas 100 C, suhu radiasi yang dipancarkan akan mendekati 0 C pada jarak 2,8 meter. Jika lampu sorot yang digunakan memiliki derajad panas 200 C, suhu radiasi ya... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Bali Rawan Angin Kencang dan Upaya Mitigasinya

A.A.Putu Eka Putra Wirawan, S.Si

Angin kencang yang terjadi di wilayah Karangasem pada tanggal 12 Juli 2015, menyebabkan beberapa pohon tumbang bahkan sebuah wantilan rusak akibat tertimpa pohon kelapa. Pada tanggal 13 Juli 2015 kejadian yang sama angin kencang secara tiba-tiba melanda daerah Bangli yang berdampak robohnya bangunan gudang dan kerugian para petani jeruk dengan rontoknya jeruk yang belum siap panen.... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Karakteristik Sumber Gempabumi dan Tsunami Pulau Bali dan Pelestarian Hutan Bakau Sebagai Upaya Mitigasi Gempabumi dan Tsunami

Ardhianto Septiadhi, S.Si

Gempabumi tektonik merupakan salah satu sumber pemicu terbesar terjadinya tsunami di Indonesia. Bagian Selatan Pulau bali termasuk bagian Zona Subduksi Sunda yang merupakan salah satu Zona aktif gempabumi pemicu tsunami diantaranya Tsunami Aceh (2004) salah satu tsunami terdahsyat di dunia, tsunami pangandaran (2006) sampai Tsunami Banyuwangi (1994). Sedangkan Bagian Utara Pulau Bali merupakan zona patahan naik busur belakang (Back arc thrust) yang merupakan pemicu gempabumi dan Tsunami Flores (... [baca selengkapnya]

Download Artikel


Fenomena El Nino dan Perlindungan Terhadap Petani

Made Dwi Jendra Putra, M.Si

Pertengahan tahun ini pemberitaan media cetak maupun elektronik dihiasi oleh bencana kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia khususnya Bali. Bencana kekeringan ini salah satu pemicunya adalah Fenomena El Nino yang sedang berlangsung di Samudera Pasifik Ekuator bagian tengah yang berpengaruh terhadap pasokan hujan diwilayah Indonesia bagian selatan khatulistiwa seperti Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Bencana tersebut tak pelak sangat memukul para petani yang wilayahnya mengalami keker... [baca selengkapnya]

Download Artikel



Info Cuaca

Info Iklim

Informasi Gempabumi
27-Jun-17, 21:55:29 WIB
Magnitude : 5.1 SR
Kedalaman : 56 Km
Lokasi : 1.52 LU ; 126.82 BT
88 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT
tidak berpotensi TSUNAMI

Informasi Gempabumi
Sekitar Bali Nusra
28-Juni-2017, 17:58:29 WITA
Magnitude : 3.3 SR
Kedalaman : 30 Km
Lokasi : 9.43 LS ; 117.85 BT
78 km Tenggara SUMBAWA-NTB



Citra Satelit Cuaca

Citra Satelit Cuaca
Model Tinggi Gelombang

Model Tinggi Gelombang
Potensi Kebakaran Hutan

Potensi Kebakaran Hutan
Citra Radar Cuaca

Citra Radar Cuaca