Hilal Awal Bulan Dzulhijjah 1441 H Tidak Terlihat di Pantai Kuta, Bali

PGR 3

Abstrak

Badung, Selasa (21/7) Kementrian Agama Provinsi Bali bersama Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Pengadilan Agama Bali, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Ormas Islam melaksanakan pengamatan hilal awal bulan Dzulhijjah 1441 H di Pantai Hotel Patra Jasa, Kuta. Awal waktu bulan hijriyah ditentukan dengan menggunakan metode hisab (perhitungan astronomis) serta metode rukyat (pengamatan visibilitas hilal). Berdasarkan data hilal BMKG, pada Selasa (21/7) hilal dari horizon berada pada ketinggian 7,2 derajat, ijtima' atau konjungsi terjadi pada Selasa (21/7) pukul 01:33 WITA dan fraksi illuminasi sebesar 0,57 %. Berdasarkan pengamatan rukyat pada Selasa (21/7) yang dilakukan sejak terbenamnya matahari (18:16 WITA) hingga waktu terbenamnya bulan (18:53 WITA), hilal tidak terlihat di teleskop yang digunakan karena kondisi ufuk yang tertutup oleh awan tebal. Hasil pengamatan tersebut dilaporkan ke tim Hisab Rukyatul Hilal Kementrian Agama RI di Jakarta yang menyatakan bahwa hilal tidak terlihat di lokasi pengamatan Bali. Menurut hasil sidang isbat Selasa (21/7) malam, Kementrian Agama RI secara mufakat memutuskan bahwa 1 Dzulhijjah jatuh pada hari Rabu (22 Juli 2020) dan Hari Raya Idhul Adha (10 Dzulhijjah 1441 H) akan jatuh pada hari Jumat (31 Juli 2020).



Info Cuaca

Info Iklim

Informasi Gempabumi
20-Oct-20, 10:12:50 WIB
Magnitude : 5.1 SR
Kedalaman : 71 Km
Lokasi : 1.77 LU ; 127.30 BT
56 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT
tidak berpotensi TSUNAMI

Informasi Gempabumi
Sekitar Bali Nusra
11-Oct-20, 00:41:46 WITA
Magnitude : 3.9 SR
Kedalaman : 10 Km
Lokasi : 9.91 LS ; 118.60 BT
55 km BaratDaya KODI-SUMBABARATDAYA-NTT




Citra Satelit Cuaca

Citra Satelit Cuaca
Model Tinggi Gelombang

Model Tinggi Gelombang
Potensi Kebakaran Hutan

Potensi Kebakaran Hutan
Citra Radar Cuaca

Citra Radar Cuaca