Kondisi Unsur Cuaca Pada Saat Gerhana Matahari Tanggal 9 Maret 2016 Di Stasiun Klimatologi Negara Bali

Nuga Putrantijo, SP. M.Si, Margaretha Simanjuntak, S.Tr dan Desy Puspitasari

Abstrak

Kejadian Gerhana Matahari selalu menarik perhatian kalangan para ilmuwan khususnya bagi para meteorologis. Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan berada di antara matahari dan bumi sehingga menghalangi sebagian atau seluruh cahaya matahari. Cahaya matahari akan secara bertahap berkurang ketika terjadi kontak pertama dan akan semakin gelap ketika memasuki puncak gerhana dan akhirnya akan normal kembali. Walaupun perubahan ini terjadi dalam waktu yang relatif singkat namun tetap menjadi hal yang menarik untuk mengetahui perubahan yang terjadi terhadap unsur cuaca, sebagaimana kita tahu bahwa Matahari merupakan sumber energi terbesar bagi tata surya termasuk Bumi.



Info Cuaca

Info Iklim

Informasi Gempabumi
27-Jun-17, 21:55:29 WIB
Magnitude : 5.1 SR
Kedalaman : 56 Km
Lokasi : 1.52 LU ; 126.82 BT
88 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT
tidak berpotensi TSUNAMI

Informasi Gempabumi
Sekitar Bali Nusra
28-Juni-2017, 17:58:29 WITA
Magnitude : 3.3 SR
Kedalaman : 30 Km
Lokasi : 9.43 LS ; 117.85 BT
78 km Tenggara SUMBAWA-NTB



Citra Satelit Cuaca

Citra Satelit Cuaca
Model Tinggi Gelombang

Model Tinggi Gelombang
Potensi Kebakaran Hutan

Potensi Kebakaran Hutan
Citra Radar Cuaca

Citra Radar Cuaca